Kamis, April 30, 2009

cara menghapus file aang.vbs

Tadi pagi 30 April 2009. Diri mau buka email n baca surat kabar pagi, eh waktu mau nyalain si acer... malahan muncul command file mengenai aang.vbs ya udah diri ok in aj, tnpa bnyak baca, eh pas mau connect k modem internet, bisa, tapi waktu mau buka mozilla, YM n Gtalk ternyata ga bisa, diri pusing..trus nelp ahli empunya, katanya virus kali. yah diri anggap aja windows nya eror, ya udah diri berusaha mencoba mencari cd windows xp buat repair....usut punya usut susah juga cari nya.
Ternyata teman diri juga ada yang terjangkit penyakit aang..tapi mereka belum separah diri. Mungkin menularnya virus adalah dari flashdiscyang dipakai buat mindahin data tugas kuliah dari tmn,.,,, intinya...semua teman sekelas diri juga bisa kena virus aang juga....
Akhirnya ada seseorang yang udah diri kenal lama punya cd windows xp profesional, Syukur pun terucap, waktu main ke tempat teman kuliah sebentar jl. Cendrawasih 2. sambil buka-buka si acer lg tuh...eh g taunya udah bisa connect, diri masih penasaran yang namanya aang.vbs itu apa, tanya de sama paman google...Memang paman google udah baik dari sononya akhirnya dikasih tau cara hapus file the legend of aang atw aang.vbs...
alhamdulillah bisa clear juga permasalahannya....
nih tak kasih bocorannya...

Cara Menghapus Virus Aang.vbs :

Ikuti langkah-langkah dibawah ini :

1. Buka Explorer (Klik kanan pada start kemudian explorer)
2. Setelah explorer kebuka, buka direktori C:\WINDOWS\system32\RemovableCache
3. Itu adalah direktori tempat penyimpanan file-file yang telah dipindahkan oleh virus tersebut dari media penyimpanan seperti flashdisk.
4. Setelah itu jalankan RUN (Start-RUN) kemudian ketik CMD untuk masuk ke dos mode. kemudian masuk ke direktori C:\WINDOWS\system32\
5. Apabila anda berada di direktori C:\Documents and settings\users anda bisa keluar dulu dengan cara mengetikan “cd..” tanpa kutip lalu enter, kemudian ketik lagi "cd.." tanpa kutip enter lagi..kemudian masuk ke direktori tadi dengan cara mengetik “cd windows” (ingat tanpa tanda kutip) enter kemudian “cd system32” enter lagi (ingat lagi tanpa tanda kutip).
6. Setelah sampai pada tahapan itu, biarkan sementara. Kemudian anda buka task manager (Ctrl+Alt+del) kemudian ke proses lalu destroy/end process “wbscript.exe” tapi di si acer diri yang ada file "wscript.exe" yah diri klik itu aja.
7. Setelah di end process maka kita kembali ke DOS Prompt kemudian ketikan “del aang.vbs” tanpa tanda kutip.
8. Maka virus tersebut telah terhapus….
9. Cukup mudah kan..
10. Selamat mencoba.

Jumat, April 24, 2009

Cinta

Cinta
Album : Cinta
Munsyid : The Fikr

Mencintai dicintai fitrah manusia
Setiap insan di dunia akan merasakannya
Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta

Berlindunglah pada Alloh dari cinta palsu
Melalaikan manusia hingga berpaling dari-Nya
Menipu daya dan melenakan sadarilah wahai kawan

Cinta adalah karunia-Nya bila dijaga dengan sempurna
Resah menimpa gundah menjelma jika cinta tak dipelihara

Cinta pada Alloh cinta yang hakiki
Cinta pada Alloh cinta yang sejati
Bersihkan diri gapailah cinta Cinta Ilahi

Berlindunglah pada Alloh dari cinta palsu
Melalaikan manusia hingga berpaling darinya
Menipu daya dan melenakan sadarilah wahai kawan

Utamakanlah cintapadanya terjagalah amalan kita
Binalah slalu cinta Ilahi hidup kita kan bahagia

Cinta pada Alloh cinta yang hakiki
Cinta pada Alloh cinta yang sejati
Bersihkan diri gapailah cinta Cinta Ilahi

Kamis, April 23, 2009

Seorang Yang Dermawan - Wajib Kita Lihat

Jika anak ini bisa membantu,

mengapa “kita yang lebih baik” tidak?

Ia berjalan di depan meja ‘donation’, kami berpikir: ‘dia akan lewat…’



“Saya ingin menyumbang!”
Ia menuang koin dari mangkuknya.
Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu,
tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.



Kami semua tak bisa berkata-kata,
ia memberikan semua yang diperolehnya
kepada Lembaga Amal dengan usahanya sendiri.



“Saya masih punya uang.”
Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya.



Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar
dan … menyumbang!



Orang Bijak Mengatakan, ” Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan,
Kita BUKAN hanya sedang membantu orang atau mahkluk lain,
Namun sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih bahagia.
Temukan kebahagiaan dengan memberi “

diperoleh dari : http://sonokeling.wordpress.com/2009/04/06/seorang-yang-dermawan-wajib-kita-lihat/

Gimana cara untuk menghafal Al-Qur''an?

Sebenarnya para ulama banyak sekali memberikan tips, cara, metode atau tahapan yang harus dilalui oleh orang yang akan menghafal Al-Quran, diantaranya adalah :

Pertama : niat ikhlash karena Allah SWT semata, jangan sampai ada niat kita menghafal Al-Quran itu untuk mendapat berbagai kenikmatan dunia yang barang tentu sangat tidak sebanding dengan kenikmatan di akhirat kelak.

Kedua : jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu mendapatkan kemudahan dalam menghafal Al-Quran, dan ketika kita berdoa kita harus yakin bahwa doa kita diijabah oleh Allah SWT.

Ketiga : Keshalihan pribadi, keshalihan pribadi dalam mengafal Al-Quran tidak bisa disepelekan, karena dengan keshalihan ini maka Allah SWT akan mengajarkan apa yang kita ingikan, Dia akan memudahkan kita dalam memnghafal Al-Quran.

Imam Syafi’i yang terkenal sebagai ulama yang memiliki kecepatan dalam mengafal pernah dengan tidak sengaja melihat kaki bagian bawah seorang wanita, sehingga membuat hafalannya menjadi buruk dan dia pun segera mengadu kepada guru. Setelah itu sang guru pun memberikan nasihat agar dia meinggalkan maksiat, karena ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang selalu bermaksiat.
class="fullpost">
Keempat : dalam menghafal Al-Quran, jangan sampai meninggalkan wirid Al-Quran harian, jadi wirid tilawah Al-Quran harian harus tetap dilakukan, jangan sampai karena kita sibuk menghafal malah justeru meninggalkan wirid tilawah harian kita. Manfaatnya adalah ketika kita sering dan banyak membaca Al-Quran, maka pada saat kita menghafal suatu ayat atau surat Al-Quran, kita akan mendapatkan banyak kemudahan karena sebelumnya kita sudah sering membacanya.

Kelima : kalau ingin hafalan kita bagus dan lacar, maka kita harus memperlakukan surat-surat yang sudah kita hafal seperti orang mengahafal surat Yasin, surat Al-kahfi dan surat-surat lainnya yang sering dibaca orang setiap pekannya atau pada moment-moment tertentu. Seperti halnya juga surat Al-Fatihah mungin saja seandainya kita membaca surat Al-Fatihah ini sambil berlari pun tidak akan salah karena kita setiap hari membacanya minimal 17 kali dalam sehari semalam.

keenam : usahakan kita juga membaca dalam shalat kita, manfaatkan waktu shalat-shalat sunnah seperti shalat malam atau Qiyamullail dan shalat-shalat sunnah lainnya.

Saya sarankan kepada anda untuk membaca-baca kembali jawaban saya pada konsultasi sebelumnya yang sedikit banyak memiliki kaitannya dengan pertanyaan ada ini. Semoga dengan jawaban singkat ini dapat memberikan pencerahan kepada anda khususnya dan para pembaca setia warna Islam pada umumnya untuk lebih termotivasi lagi dalam menghafal Al-Quran, Amin ya Rabbal ‘alamin. Wallahu a’lam bishshawab
http://www.warnaislam.com/konsul/quran/2009/4/4/2700/Gimana_cara_menghafal_Al-Quran.htm

Minggu, April 19, 2009

Nikmat ALLAH manakah yang kamu dustakan...

Kejenuhan suasana kostan membuat diri merasa jenuh. Beberapa buah janji pun berharap terlunasi sebelum datangnya hari dimana diri tidak mampu lagi melunasi kewajiban yang sudah terucap oleh sepotong daging yang tak bertulang.

Sahabat masa kecil, janji yang teucap begitu lama sekali dan alhamdulillah akhirnya bisa dilunasi juga. Citeureup...tempat yang sama sekali belum pernah disinggahi, hanya pernah didengar dari sobat tempat ia berdomisili sekarang. Berbekal informasi yang didapat.Walaupun Cuaca yang panas diri akhirnya meluncur menuju tempat yang dituju. Kalau dihitung-hitung kira-kira 3 kali naik angkot dan 2 kali naik bis.

Lampu merah Poins(Pondok Indah Square), keindahan perempatan lampu merah dengan dikelilingi "pencakar" langit membuat diri bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan dalam bentuk yang "wah"

wah bagi siapa yang benar-benar terlena akan kemegahannya, tapi merupakan sebuah tanggung jawab bagi yang punya sisi lain untuk direnungkan.

Tapi di lain pihak, di sudut perempatan mungkin bagi masyarakat kota, hal ini merupakan hal yang sangat lazim untuk dilihat. Tapi bagi mereka yang baru menginjak ibukota, hal ini merupakan hal yang sangat mengenaskan. Di tengah belantara beton, terdapat beberapa golongan, mungkin menurut diri ada lebih dari ribuan golongan yang terpinggirkan. Mereka yang merupakan secara Undang-Undang adalah warga negara Indonesia merasa tidak mendapat apa yang menjadi hak mereka sebagai Warga negara. Penghidupan yang layak, Pendidikan yang memadai....

Sekarang....
seorang bocah....yang menurut diri bukan sepantasnya berada ditempat ini. Tempat yang sangat tidak cocok sekali bagi bocah yang menurut diri masih berumur 5 tahunan. Puji syukur diri panjatkan kehadirat Allah SWT, diri mendapat nikmat yang si bocah tersebut tidak mendapatkannya. Nikmat yang diri dapat memang tidak diri raih dengan hanya menggoyangkan tangan. Masa-masa berseragam merah putih, masa-masa harus ke sawah yang memang keseharian diri pada waktu kecil. Memang kondisi yang mengharuskan diri untuk seperti itu. Dilahirkan di pinggang gunung, lahir sebagai seorang anak desa. Kesehariannya hanya dilalui dengan permainan anak-anak desa, ke sawah, ke kali, main layangan, bola kaki. Merupakan nikmat yang diri peroleh, tentunya tak lepas dari dua orang yang sangat-sangat berjasa sekali....

Tapi lain sekarang dengan yang diri lihat pada siang hari ini. Di saat pesta pesta demokrasi yang merajai beberapa hari ini hingga Juli mendatang, tidak sedikit dana yang dihabiskan untuk menggelar pesta demokrasi. Ironis memang di saat kondisi masyarakat yang sedang menurun. Peserta lomba demokrasi dengan tenangnya menjor-jorkan jutaan bahkan miliaran rupiah...Alangkah beruntungnya si bocah jikalau sepersekian persen dana yang dikeluarkan oleh 'peserta lomba' di berikan padanya.

Sisi lain dari pesta demokrasi

Hmm....
Perempatan Poins
Jam 13.30 pada Sabtu(18/04/09)

Rabu, April 15, 2009

Air Mata Keinsafan


Air mata keinsafan
Yang mengalir di malam sepi
Inilah dia pelembut jiwa
Bagi mendapat kasih Ilahi

Rintihan di pertiga malam
Dari seorang hamba yang dhoif
Kerna mengenang segala dosa
Moga mendapat keampunan dari Ilahi

Setiap kekasih Allah
Menempuhi jalan ini
Untuk mereka memiliki kejayaan
Ayuh bersama kita susuli
Perjalanan kekasih Allah
Agar kita tiada rugi
Dalam meniti hidup ini

Deraian air mata ini
Titisan yang paling berharga
Buat menyimbah api neraka
Moga selamat di titian Sirath
Bahagia menuju syurga abad

Senin, April 13, 2009

PENUNTUT ILMU TIDAK BOLEH FUTUR

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Seorang penuntut ilmu tidak boleh futur dalam usahanya untuk memperoleh dan mengamalkan ilmu. Futur yaitu rasa malas, enggan, dan lamban dimana sebelumnya ia rajin, bersungguh-sungguh, dan penuh semangat.

Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli ibadah, para da’i, dan penuntut ilmu. Sehingga seseorang menjadi lemah dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan aktivitas kebaikan.

Orang yang terkena penyakit futur ini berada pada tiga golongan, yaitu:
1). Golongan yang berhenti sama sekali dari aktivitasnya dengan sebab futur, dan golongan ini banyak sekali.

2). Golongan yang terus dalam kemalasan dan patah semangat, namun tidak sampai berhenti sama sekali dari aktivitasnya, dan golongan ini lebih banyak lagi.

3). Golongan yang kembali pada keadaan semula, dan golongan ini sangat sedikit. [1]

Futur memiliki banyak dan bermacam-macam sebab. Apabila seorang muslim selamat dari sebagiannya, maka sedikit sekali kemungkinan selamat dari yang lainnya. Sebab-sebab ini sebagiannya ada yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus.

Di antara sebab-sebab itu adalah.
1). Hilangnya keikhlasan.
2). Lemahnya ilmu syar’i.
3). Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat.
4). Fitnah (cobaan) berupa isteri dan anak.
5). Hidup di tengah masyarakat yang rusak.
6). Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dan cita-cita duniawi.
7). Melakukan dosa dan maksiyat serta memakan yang haram.
8). Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu maupun berdakwah).
9). Lemahnya iman.
10). Menyendiri (tidak mau berjama’ah).
11). Lemahnya pendidikan. [2]

Futur adalah penyakit yang sangat ganas, namun tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Dia pun menurunkan obatnya. Akan mengetahuinya orang-orang yang mau mengetahuinya, dan tidak akan mengetahuinya orang-orang yang enggan mengetahuinya.

Di antara obat penyakit futur adalah.
1). Memperbaharui keimanan.

Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima waktu dengan berjama’ah, mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib, melakukan shalat Tahajjud dan Witir. Begitu juga dengan bersedekah, silaturahmi, birrul walidain, dan selainnya dari amal-amal ketaatan.

2). Merasa selalu diawasi Allah Ta’ala dan banyak berdzikir kepada-Nya.

3). Ikhlas dan takwa.

4). Mensucikan hati (dari kotoran syirik, bid’ah dan maksiyat).

5). Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim, muhadharah ilmiyyah, dan daurah-daurah syar’iyyah.

6). Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri.

7). Mencari teman yang baik (shalih).

8). Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap suul khatimah (akhir kehidupan yang jelek).

9). Sabar dan belajar untuk sabar.

10). Berdo’a dan memohon pertologan Allah. [3]

PENUNTUT ILMU TIDAK BOLEH PUTUS ASA DALAM MENUNTUT ILMU DAN WASPADA TERHADAP BOSAN

Sebab, bosan adalah penyakit yang mematikan, membunuh cita-cita seseorang sebesar sifat bosan yang ada pada dirinya. Setiap kali orang itu menyerah terhadap kebosanan, maka ilmunya akan semakin berkurang. Terkadang sebagian kita berkata dengan tingkah lakunya, bahkan dengan lisannya, “Saya telah pergi ke banyak majelis ilmu, namun saya tidak bisa mengambil manfaat kecuali sedikit.”

Ingatlah wahai saudaraku, kehadiran Anda dalam majelis ilmu cukup membuat Anda mendapatkan pahala. Bagaimana jika Anda mengumpulkan antara pahala dan manfaat? Oleh karena itu, janganlah putus asa. Ketahuilah, ada beberapa orang yang jika saya ceritakan kisah mereka, maka Anda akan terheran-heran. Di antaranya, pengarang kitab Dzail Thabaqaat al-Hanabilah. Ketika menulis biografi, ia menyebutkan banyak cerita unik beberapa orang ketika mereka menuntut ilmu.

‘Abdurrahman bin an-Nafis -salah seorang ulama madzhab Hanbali- dulunya adalah seorang penyanyi. Ia mempunyai suara yang bagus, lalu ia bertaubat dari kemunkaran ini. Ia pun menuntut ilmu dan ia menghafal kitab al-Haraqi, salah satu kitab madzhab Hanbali yang terkenal. Lihatlah bagaimana keadaannya semula. Ketika ia jujur dalam taubatnya, apa yang ia dapatkan?

Demikian pula dengan ‘Abdullah bin Abil Hasan al-Jubba’i. Dahulunya ia seorang Nashrani. Kelurganya juga Nashrani bahkan ayahnya pendeta orang-orang Nashrani sangat mengagungkan mereka. Akhirnya ia masuk Islam, menghafal Al-Qur-an dan menuntut ilmu. Sebagian orang yang sempat melihatnya berkata, “Ia mempunyai pengaruh dan kemuliaan di kota Baghdad.”

Demikian juga dengan Nashiruddin Ahmad bin ‘Abdis Salam. Dahulu ia adalah seorang penyamun (perampok). Ia menceritakan tentang kisah taubatnya dirinya: Suatu hari ketika tengah menghadang orang yang lewat, ia duduk di bawah pohon kurma atau di bawah pagar kurma. Lalu melihat burung berpindah dari pohon kurma dengan teratur. Ia merasa heran lalu memanjat ke salah satu pohon kurma itu. Ia melihat ular yang sudah buta dan burung tersebut melemparkan makanan untuknya. Ia merasa heran dengan apa yang dilihat, lalu ia pun taubat dari dosanya. Kemudian ia menuntut ilmu dan banyak mendengar dari para ulama. Banyak juga dari mereka yang mendengar pelajarannya.

Inilah sosok-sosok yang dahulunya adalah seorang penyamun, penyanyi dan ada pula yang Nashrani. Walau demikian, mereka menjadi pemuka ulama, sosok mereka diacungi jempol dan amal mereka disebut-sebut setelah mereka meninggal.

Jangan putus asa, berusahalah dengan sungguh-sungguh, mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan lemah. Walaupun Anda pada hari ini belum mendapatkan ilmu, maka curahkanlah terus usahamu di hari kedua, ketiga, keempat,.... setahun, dua tahun, dan seterusnya...[4]

Seorang penuntut ilmu tidak boleh terburu-buru dalam meraih ilmu syar’i. Menuntut ilmu syar’i tidak bisa kilat atau dikursuskan dalam waktu singkat. Harus diingat, bahwa perjalanan dalam menuntut ilmu adalah panjang dan lama, oleh karena itu wajib sabar dan selalu memohon pertolongan kepada Allah agar tetap istiqamah dalam kebenaran.

[Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga “Panduan Menuntut Ilmu”, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, PO BOX 264 – Bogor 16001 Jawa Barat – Indonesia, Cetakan Pertama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]

__________ Foote Notes
[1]. Lihat al-Futur Mazhaahiruhu wa Asbaabuhu wal ‘Ilaaj (hal. 22).
[2]. Lihat al-Futur Mazhaahiruhu wa Asbaabuhu wal ‘Ilaaj (hal. 43-71).
[3]. Ibid (hal. 88-119) dengan diringkas. [4]. Ma’aalim fii Thariiq Thalabil ‘Ilmi (hal. 278-279

diambil dari warnaislam.com

Minggu, April 12, 2009

pasang kalender hijriah di blog

Bagi sobat yang muslim dan ingin pasang kalender di blognya dalam bentuk kalender Hijriah, ada sumbangan hasil karya yang bisa sobat pakai. Kalender ini di dapat dari http://mfr.jentayu.com. Bentuk kalendernya seperti kalender pada kanan atas blog ini.

Bentuknya sangat menarik bukan? Jika sobat ingin memasang kalender ini, sobat tinggal menyinpan kode berikut pada template sobat :



""

Sabtu, April 11, 2009

serial number software

Punya aplikasi, tapi tidak bisa menemukan serial numbernya atau serial numbernya hilang. Tidak usah kuatir sekarang ada software yang bisa membantu menemukan serial number dari software yang serial number nya tidak ada.

Craagle...
yah software yang tinggal di klik saja lalu kita bisa menemukan serial number dari aplikasi yang kita cari.
Aplikasi ini tidak terlalu sulit menggunakannya, yang penting PC / notebook bisa tersambung ke jaringan internet, karena sistem kerja craagle ini adalah menemukan serial number yang ada di internet.

Kelemahan dari aplikasi ini yaitu karena terkoneksi internet, jadi kemungkinan masuknya virus ke PC cukup rentan. Tapi hal itu tidak perlu dipikirkan jika anti virus yang ada di PC selalu update...

untuk mendapatkannya silahkan cari di
http://www.hacker-soft.net/Soft/Soft_2419.htm

selamat mencoba...

ALLAH LAH SATU-SATUNYA PENOLONGKU

Aku harus yakin walaupun bergabung seluruh manusia dan jin untuk menolongku tak mungkin terjadi apapun tanpa ijin-Nya.
Hatiku harus bulat total dan yakin-seyakinnya bahwa hanya Allahlah satu-satunya yang dapat menolongku memberi jalan keluar terbaik dari setiap urusan. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya, karena segala-galanya adalah milik-Nya dan sepenuhnya dalam kekuasaan-Nya. Tak ada yang dapat menghalangi jikalau Dia akan menolong hamba-hambaNya, Dia lah yang mengatur segala sebab datangnya pertolongan-Nya.

Oleh karena itu aku harus benar-benar berjuang berikhtiar untuk mendekati-Nya dengan
mengamalkan apapun yang disukai-Nya dan melepaskan hati ini dari ketergantungan selain-Nya, karena selain dia,aku hanyalah sekedar makhluk yang tak berdaya tanpa kekuatanNya. Ingatlah selalu janjinya "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya akan diberi jalan keluar dari setiap urusannya dan diberi rizki/pertolongan
dari tempat yang tak terduga dan barang siapa yang tawakal kepada Allah niscaya akan dicukupi segala kebutuhannya".

Seberat apapun beban hidup kita hari ini....
Sekuat apapun godaan yang harus kita hadapi,
Sekokoh apapun cobaan yang harus kita jalani,
Sebesar apapun kegagalan yang kita rasakan,
sejenuh apapun hari-hari yang kita lalui..
Jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Illahi...
Jangan pernah berhenti berdoa kepada Rabbi...
Karena harapan adalah masa depan...
Karena harapan adalah sumber kekuatan...
Karena Do'a adalah pintu kebaikan....
Karena Do'a adalah senjata orang beriman...

Sumber: Hamba Allah

AKU HARUS SIAP MENGHADAPI HIDUP INI, APAPUN YANG TERJADI

Hidup di dunia ini hanya satu kali, aku tak boleh gagal dan sia-sia tanpa guna tugasku adalah menyempurnakan niat dan ikhtiar, perkara apapun yang terjadi kuserahkan kepada Allah Yang Maha Tahu yang terbaik bagiku.

Aku harus selalu sadar sepenuhnya bahwa yang terbaik bagiku menurutku belum tentu yang terbaik menurut Allah.
Bahkan sangat mungkin aku terkecoh oleh keinginan dan harapanku sendiri.

Pengetahuanku tentang diriku atau tentang apapun amat terbatas
Sedangkan pengetahuan Allah menyelimuti segalanya,
Dia tahu awal, akhir dan segala-galanya

Sekali lagi betapapun aku sangat menginginkan sesuatu, tetap hatiku harus kupersiapkan untuk menghadapi kenyataan yang tak sesuai dengan harapanku.
Karena mungkin itulah yang terbaik bagiku.

Sumber : Hamba Allah

SENDIRI

SENDIRI

Teman...sering dalam jenak kehidupan kita lupa memaknai akan kesendirian.
Sering muncul keluh kesah dalam lisan kita tatkala tiada lagi saudara yang menyertai tapak kaki kita.

Atau keluarnya wajah-wajah masam tatkala tiada lagi tempat berkeluh kesah,
tiada lagi penampung cerita kita.
Bahkan sering dengan kesendirian itu memundurkan langkah kita dari aktifitas
yang selama ini kita lakukan.

Teman...kita juga sering tiada menyadari dan mengakui nikmatnya sebuah kesendirian.
Kesendirian untuk mencintai RabbNya, kesendirian dalam mengiqob diri, kesendirian untuk menangisi betapa banyak nikmat yang terlupa kita syukuri, kesendirian untuk memunguti keping-keping cintaNya yang tersebar di muka bumi.

Teman...Kalaulah kita mau berhenti sejenak.
Menatap dan menunduki ayat-ayatNya maka akan kita temukan bahwasanya kesendirian adalah sebuah sunatullah. Kesendirian itulah yang akan menemani setiap langkah kita.

Ketika kita hanya berharap akan ridho Allah, maka kesendirian itu akan bernilai.
Kesendirian akan mengukur sejauh mana komitmen kita terhadap nilai-nilai syar'i yang harus kita tegakkan.
Kesendirian akan mampu menjadi tolak ukur sejauh mana kita menegakkan muroqobatullah
(mendekatkan diri kepada Allah)...bahwasanya apapun yang kita lakukan Allah Yang Maha Melihat, Yang Maha Mengetahui segala sesuatu akan senantiasa menilai
amalan kita meskipun sebesar biji dzarah.

Teman...Ketika menghadap Allah pun kita tertunduk sendirian bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan.

Tatkala di alam kubur kita juga sendirian hanya ditemani amal-amal yang telah kita lahirkan.
Teman, nikmatilah kesendirian dengan cara yang benar. nikmati dengan penuh ketundukan kepda segala aturanNya.
Nikmati segala apa yang telah diberikanNya.

Nikmati kesendirian dengan penuh kepasrahan dan tawakal untuk mengarungi segala skenario kehidupan yang telah diberikan oleh Rabb Pengatur hidup kita maka akan kita temukan ternyata setiap skenarioNya tidak ada yang tidak bermakna...

Sumber: Hamba Allah

pesta demokrasii

9 April 2009....
hmm..libur....

wah senangnya..
oh ya dunk..
tapi satu hal...pemilu...

hmm....jadi malas nulis...lagi sakit kepala...kayaknya penyakit lama kambuh...

oh.ya intinya...diri ga' nyontreng,,,,,prosedurnya ribet.....
mau ikut berpartisipasi sebagai warga negara yang baik saja kok susah...
apa harus pulang kampung dulu biar bisa nyontreng....
trus kenapa KTP saja tidak bisa dijadikan sebagai dasar untuk nyontreng.....
kalau seperti ini, warga yang sedang dalam melakukan perjalanan ke daerah lain tidak bisa nyontreng, terutama kami mahasiswa.....

yah biarlah....
moga dengan hasil yang didapat nantinya dapat menjadikan bangsa dan negara ini lebih baik dari sebelumnya..
Aminn...

Rabu, April 08, 2009

Rumah Sakit Jiwa Menanti Caleg Stress

warnaislam.com — Anda mencalonkan diri dari anggota legislatif? Takut gagal dan stress? Jangan bingung, karena sejumlah rumah sakit jiwa telah bersiap-siap menampung pasien yang stress dan mengalami goncangan jiwa.

Salah satunya adalah Rumah Sakit Jiwa Lampung, Bandar Lampung. Rumah sakit ini telah menyiapkan satu bangsal berisi 100 tempat tidur untuk calon anggota legislatif atau caleg yang stres karena tak terpilih dalam pemilu.

Jangan takut dengan tenaga medis, karena bangsal ini dilengkapi 50 tenaga medis, tiga psikiater, dan dua psikolog serta enam dokter umum.

Bahkan menurut Direktur RSJ Lampung, Lilies Sumardijaningsih, ,pihaknya siap menambah jumlah tempat tidur jika pasien yang masuk melebihi kapasitas.

Kalau masih ada yang belum yakin, mungkin bisa ditanyakan langsung kepada pasiennya. Karena bahkan sebelum pemilu digelar, RSJ Lampung telah menerima tiga pasien stres karena pencalegan. Dua di antaranya masih dirawat.

Kebanyakan caleg stres karena tak terpilih, padahal mereka mengeluarkan dana besar. Bukan hanya berkisar ratusan juta, tapi juga tidak sedikit yang sampai milyaran. Dengan uang hasil berhutang sebanyak itu, mungkin dia berpikir pasti akan berhasil lolos jadi anggota legislatif. Kalau ternyata hasilnya jeblok, apa boleh buat, siap-siap stress dan masuk rumah sakit jiwa.

Easy get easy going

Kadang kita merasa bahwa kita mempunyai banyak hal, tapi dari hal itu semua jarang sekali ada terpikir bahwa dari semua hal yang kita punyai tersebut sangat mudah sekali kita mengeluarkan atau membelanjakannya.
Yah...easy get easy going...

Kita sering kali jarang sekali memperhitungkan apa yang telah kita keluarkan. Karena kita memperoleh itu dengan sangat mudah sekali, termasuk pada diri pribadi...cuma kuliah 3 hari saja dan itu pun tidak penuh seharian, terus mendapat sesuatu yang lebih...yah tanpa sepengetahuan "kesadaran" kita, jelas sekali terhadap apa yang kita peroleh tersebut sangat mudah sekali untuk "membuangnya". Kita berpikir bahwa bulan depan pasti dapat lagi..Memang dapat lagi...tapi permasalahannya bukan itu, melainkan bagaimana kita bisa mengontrol pengeluaran tersebut (handling control).

hmm....
yah memang diri kurang peka terhadap amanah yang satu ini. Segala sesuatu yang telah dititipkan pada setiap makhluk akan dipertanggungjawabkan penggunaan hak dan kewajibannya pada hari pertimbangan nanti..

Semoga untuk hari ke depan semua amanah yang menjadi tanggunggan kita dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya kelak,,,,,
Aminn...

Special thanks for Pak Budi..
Tiada hari tanpa senyum...

Selasa, April 07, 2009

sahabat...

sahabat...

seenaknya kita menganggap kita punya sahabat...
sombong.....

memangnya apa yang telah kamu lakukan untuk sahabat mu...
angkuh....

yah....
saya sudah mencoba yang terbaik...
saya sudah melakukan semampu saya...
tapi...

kenapa...
apakah dia pantas dikatakan sahabat...
ataukah saya yang memang tidak pantas dikatakan sahabat dia...
ataukah saya hanya ngaku ngaku saja sahabatnya,
padahal...

dia tidak pernah mengakui saya sebagai sahabatnya....
malang nya saya...

jadi yang telah saya lakukan selama ini
untuk apa?
buat siapa?
karena apa?

awalnya saya berusaha berdiri tegap,
merengkuh pegangan
dan...
berjuang untuk membuktikan bahwa saya adalah sahabatnya...

ternyata hanya saya saja yang merasa sahabatnya...
berbeda dengan nya...
saya bukanlah siapa siapa nya...

ingat..
bukan siapa siapa...

hmm....
semoga ALLAH selalu mencurahkan keselamatan dan keberkahan NYA untuk mu sahabat ku..

dan...
satu hal yang perlu kamu tahu....

kamu akan selalu dan tetap...
jadi..

SAHABAT KU....

Bintaro, 07 April 09
nb:tuk semua yang punya sahabat...jagalah dia...

perantau....

perantau...
musafir perjuangan...
tabahkanlah hatimu...
berjuang dirantau orang...
sedih pilu hanya engkau yang tahu...

ingatan .......
janganlah mengusik hatimu...
kerinduan desa nan permai
janganlah melemahkan semangat juangmu

diwaktu ujian badai terus melanda...
engkau tetap gigih berjuang
membenarkan sabda junjungan
terus memburu menuntut janji
pastilah islam tebilang lagi...

tapi pejuang kembara perjuangan
ujian bukan batu pengahalang
kerana itulah syarat dalam berjuang....

the zikr...

Ibu Kedua

Ibu, sejak ayah dapat bonus dari kantornya, alhamdulillah, sekarang aku punya ibu dua.

Ibu... tahu tidak... sejak ada ibu kedua, maka aku jadi tidak kesepian lagi bila kau tak ada, dan darinya aku jadi tahu apa saja.

Ibu, ibu terlalu sibuk... sehingga ibu kedua selalu menemaniku, kapan saja, kalau ibu tiap hari sibuk, dan sibuk, tidak apa-apa kok bu, aku ikhlas, kan ada ibu kedua.

Ibu, sejak ada ibu kedua, aku merasa senang dan nyaman dan rasanya hidupku tanpa beban penuh khayalan.

Ssst... ibu, jangan bilang-bilang ayah ya, dari ibu kedua, aku jadi dapat mengetahui apa saja, semuanya diceritakan kepadaku tanpa ada rahasia.

Ibu, ibu kedua hebat! siap menemaniku kapan saja, dan ibu, hebatnya lagi beliau tidak pernah lelah, suaranya tetap keras, terkadang lembut, terkadang keras dan juga, ibu dia selalu bersinar dan penuh cahaya. Ibu keduaku selalu ceria dengan segudang informasi dan data serta cerita dari Palestina sampai hantu jamu gendong, dari film kuntilanak beranak sampai produk terkini, sampai-sampai bu, kacang garuda rasa sapi panggangpun, makanan kesukaanku, aku tahunya dari ibu kedua.

Ibu, kalau ibu pergi berhari hari tidak apa-apa kok, aku dengan ibu kedua saja, tak usah risau bu, ibu kedua selalu siap bersamaku.

Ibu, dampingi aku untuk selalu duduk bersamamu dengan ibu kedua, agar aku tahu semua yang terbaik darimu bukan hanya satu sisi saja, karena ibu keduaku itu, lama-lama bikin aku pusing, infonya banyak banget dan lama-lama aku jadi bingung, karena ceritanya seram-seram dan cerita sinetronnya bikin aku tak bisa tidur.

Tapi ibu, please jangan marah padanya, dia tidak pernah memukul aku kok, dia juga tak pernah mencubit aku.

Aku hanya menjadi malas buat PR, dan menunda sholat dan lupa waktu saja, bila aku sering bersamanya.

Ibu, jangan matikan ibu keduaku ya, please, aku bisa kok matikan ibu keduaku sendiri, tekan saja remote dan aku akan matikan televisi sebagai ibu keduaku dan aku akan kembali padamu, I swear..!!!

http://jisc.eramuslim.com/ibu-kedua.html

Kalau Ibu Sayang Padaku

Pada suatu hari di sebuah kota dekat Las Vegas, ada seorang ibu yang sibuk mencari uang untuk membeli roti, ikan tuna, sandwich, coklat, juice jeruk dan berbagai makanan yang sangat lezat rasanya. Ketika uang sudah terkumpul, ibu tua ini kemudian segera bergegas ke pasar kecil dan membeli berbagai keperluan anaknya yang sangat disukai oleh sang anak.

Selang beberapa saat kemudian, sang ibu kemudian memasukkan semua jenis makanan dengan rapih kedalam rantang makanan yang disusun berlapis-lapis dan bila tutup rantang dibuka, maka baunya sungguh sangat menggugah selera.

Ketika matahari semakin terik dan ada diatas kepala, dengan tertatih-tatih, sang ibu membawa rantang makanan untuk anak kesayangannya. Perlahan ibu tua yang penuh kasih ini menyeret tubuhnya berjalan pelan dan sangat menjaga agar rantang berisi makanan tersebut tidak tumpah dan jatuh ke jalanan. Pikirnya, biarlah aku yang terjatuh, asalkan bukan makanan dalam rantang ini.

Ketika rembang petang sudah datang, akhirnya dengan wajah berpeluh keringat, sang ibu tua berhasil mencapai tempat anaknya tinggal selama ini, berpagar tinggi dan bertembok besar. Ya, itulah penjara Las Vegas.

Dengan sukacita sang ibu bergegas masuk dan mendapatkan izin dari sipir penjara untuk menjenguk anaknya. Penuh suka sang ibu membuka rantang makanan dan meletakkan makanan kesukaan anaknya dihadapan sang anak yang hanya diam termangu.

Sang ibu bertanya, "Mengapa diam saja nak? Makanan dan minuman apalagi yang kausuka? ibu akan bawakan besok hari, makanan apa saja yang engkau inginkan.", Sang anak tetap diam dan merengut. "Dengan sabar sang ibu bertanya lagi, makanan apa yang engkau ingin ibu bawakan nak? sang anak menjawab, "Ibu tak perlu datang kesini lagi, aku tak perlu makanan ini, ibu tidak sayang padaku."

"Janganlah engkau berkata begitu pada ibumu nak, Ibu sangat sayang padamu, dan makanan ini ibu berikan hanya untukmu sebagai tanda cinta dan sayang Ibu padamu."

"Tidak!! Ibu tidak sayang aku, gara-gara ibu, maka aku sekarang berada dalam penjara yang suram ini. Mengapa ibu tidak pernah mengajarkan aku kebaikan, yang ibu tahu hanya memberi makanan saja. Dari kecil ketika aku mencuri di toko kue, Ibu hanya diam saja dan tak pernah berkata apa-apa, pun tak pernah menasehati mana yang baik dan mana yang buruk. Sehingga ketika aku memiliki tabiat suka mencuri, maka tabiatku inilah yang membuat aku masuk penjara. Sungguh, Ibu tak sayang padaku, karena Ibu hanya mampu memberikan makanan yang enak-enak, tetapi tidak pernah memberi tahu aku mana yang baik dan mana yang buruk. Sehingga sekarang aku harus mendekam di penjara karena dari kecil Ibu tak pernah mendidik aku".

Sejenak sang Ibu terdiam, dan menghapus air matanya, Ibu tua terlalu sayang pada anaknya sehingga tidak pernah mendidik anak dan menasehati anaknya bila ada yang salah, Ibu tua hanya ingin melihat anaknya selalu senang sehingga akhirnya sang anak menderita karena belaian kasih sayang Ibu yang salah.

http://jisc.eramuslim.com/kalau-ibu-sayang.html

Hidup Ini Harus Memilih

Setiap individu ini harus melakukan pilihan. Pilihan itulah yang nantinya akan mendasari seluruh proses kehidupannya. Tidak seorang muslim atau mukminpun yang dalam posisi tidak memilih.Ia harus menentukan pilihannya. Dan, atas pilihannya itulah, yang akan menentukan nasib manusia, kelak ketika ia sudah meninggalkan dunia yang fana ini. Manusia akan mendapatkan ‘reward’ dan ‘funishment’ oleh Allah Azza Wa Jalla berdasarkan keputusan dalam menentukan pilihannya itu.

Kehidupan ini sudah memberikan pelajaran yang konkrit dan jelas, terutama bagi manusia, yang senantiasa mau berfikir, dan memikirkan, khususnya atas fenomena alam semesta. Seperti pergantian waktu. Ada waktu siang yang terang, dan ada waktu malam yang gelap. Ada terang karena sinar matahari, dan ada gelap ketika matahari sirna oleh datangnya malam. Maka, ketika datangnya fajar di pagi hari itulah, yang dinamakan datangnya kehidupan. Dan, selalu dimulai dengan mengingat Allah Ta’ala melalui takbir, tahlil dan tahmid. Manusia melangsungkan kehidupan dan beraktifitas, ketika ada sinar (cahaya), dan adanya sinar ini, alam menjadi terang. Manusia di malam yang gelap dapat melakukan berbagai aktifitas, tapi itu sifatnya sangat terbatas, dan tetap saja membutuhkan sinar cahaya.

Dalam kehidupan ini ada pilihan-pilihan. Ada al-haq dan al-bathil. Ada kafir ada mukmin. Ada amanah dan khianat. Ada sidiq ada kadzib (dusta). Ada halal dan haram. Ada baik ada buruk. Ada hisbullah dan hisbussyaithon. Ada lagi sejumlah karakter di dalam kehidupan yang dapat diambil sebagai ibroh (pelajaran) bagi manusia. Ada kikir, tamak, dan orientasi hidupnya hanya berdasarkan syahwat, dan kenikmatan dunia. Tapi, ada jenis manusia tidak tamak, dan zuhud terhadap kehidupan dunia, serta bersikap hati-hati. Maka, manusia harus memilih diantara yang ada dalam kehidupan.

Allah Ta’la berfirman : “Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barangsiapa ingkar kepada Toghut, dan beriman kepada Allah, maka sungguh, di telah berpegang teguh tali yang sangat kuat yang tidak akan putus “. (al-Baqarah).

Jadi manusia diberi kebebasan oleh Allah Ta’ala untuk memilih sesuai dengan pemahaman atas realitas kehidupan ini, dan menentukan pilihannya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Tapi, setiap pilihan akan mempunyai implikasi bagi kehidupannya. Tak ada pilihan yang sifatnya netral bagi manusia. Ia harus menegaskan posisinya selama di dunia ini. Karena, ketika manusia sudah menentukan pilihan dan menetapkan posisinya, maka keputusannya menentukan pilihan itu akan menyebabkan manusia mendapatkan ‘jaza’ (balasan) di akhirat nanti.

Lebih ekplisit lagi, bagi orang-orang yang dengan pilihan itu, menjadikan Allah itu sebagai tujuan hidupnya. Seperti dikatakan oleh Allah Ta’ala : “Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adlah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya”. (al-Baqarah). Jadi ayat itu, menunjukkan pada posisi masing-masing atas pilihan manusia, yang mukmin dan kafir,sekaligus, apa yang nantinya akan didapatkan atas pilihan yang mereka lakukan itu.

Seperti halnya, Nabiullah Ibrahim Alaihissalam, melakukan pilihan yang sangat fundamental dalam kehidupannya. Apakah ia tetap bersama para penyembah patung? Atau meninggalkan para penyembah patung, dan hanya beribadah kepada Allah Ta’ala. Nabiullah Ibrahim Alaihissalam, juga harus memilih bersama ayahnya (Azhar) yang masih menyembah patung, atau meninggalkan ayahnya. Ibrahim Alaihissalam memilih meninggalkan ayahnya yang mencintai patung, sebagi bentuk kemusyrikan, dan mendurhakai Allah Ta’ala. Patung tidak dapat meninggikan derajat manusia, dan tidak layak lagi mendapatkan peribadahan dari manusia.

Manusia harus meninggalkan ‘ilah-ilah’ (tuhan-tuhan), dan hanya memiliih Allah Azza Wa Jalla, sebagai Tuhannya, dan meniadakan seluruh eksistensi ‘ilah-ilah’ yang akan menjadi padanan dari Allah Rabbul Alamin. Pengakuan la ilaha illa-llah, pasti akan membuat manusia memiliki posisi yang jelas bagi kehidupannya. Bukan mengabdi kepada ‘ilah-ilah’ yang sesungguhnya sangatlah lemah, dan tidak memiliki kemampuan apa-apa bagi manusia. Maka, memilih dan hanya mengabdi kepada Allah Ta’ala itu, akhirnya dapat membebaskan manusia dari penghambaan manusia lainnya.

Manusia yang sudah memilih Allah Azza Wa Jalla itu, sebagai tujuan akhir kehidupannya, maka ia akan terbebas dari segala bentuk perbudakan, dan akan mendapatkan kebahagiaan, kebebasan dalam arti yang sungguhnya. Tidak lagi kehidupan mereka diekploitasi oleh ‘ilah-ilah’ yang menggunakan atribut duniawi, yang sangat tidak berarti. Seharusnyalah orientasi kehidupan manusia itu, diarahkan untuk memilih kepada al-haq, bukan kepada al-bathil. Bukan memilih atribut-atribut yang menyesatkan dan menjerumuskan manusia ke dalam kehidupan yang celaka dan hina.

Jadi, kewajiban kita bukan memilih bikinan-bikinan manusia, yang nisbi, yang relative, yang terbatas oleh ruang dan waktu, dan penuh dengan kepalsuan, kekotoran, kebohongan, dan hanya berorientasi kepada hawa nafsu. Manusia harus memilih segala kehidupan yang didasari oleh nilai-nilai Ilahiyah, yang dapat menyelamatkan hari depan umat manusia. Jangan pilihan yang kita lakukan justru membuat diri kita menjadi hina dihadapan Allah Azza Wa Jalla. Kita menginginkan kemuliaan disisi-Nya, kelak sesudah meninggalkan dunia yang fana ini. Wallahu ‘alam

http://eramuslim.com/editorial/hidup-ini-harus-memilih.htm

Soetta to MIA

Kepulangan ke kampung halaman diri kira hanya untuk sebuah acara wisuda kakak tercinta saja, ternyata bukan. Ada hal lain yang harus diri kerjakan di kampung halaman selama 4 hari di kampung halaman..

Beranjak dari kostan tercinta selepas waktu dzuhur jam 12.30an. menuju ke Sektor 9.. alhamdulillah ada teman yang baik hati (thanks to Teguh) mau mengantar ke travel arah bandara (X-Trans). Karena diri belum pernah naik travel ini, jadi perlu beberapa dikit waktu untuk tanya sani (sana sini maksudnya). Akhirnya sampe juga di tempat yang di tuju, kata pegawainya, travel berangkat jam 1, masih ada waktu 20 menit untuk untuk menunggu. Tapi semua tidak berjalan lancar, kata pegawainya kalau berangkat jam 1, nanti bakalan telat, soalnya ada kampanye partai di daerah Serpong jadi bisa terlambat sampai bandara. Setelah tanya sani dibela-belain saja naik travel tersebut, dengan asumsi kalau memang macet, nanti turun di jalan terus sambung lagi naik ojeg ke bandara..

Alhamdulillah....semua berjalan lancar sampe bandara, menunjukkan pukul 14.15, fakta: dari Bintaro naik X-Trans ke Bandara waktu standar butuh waktu 1 jam 15 menit (kalau tidak macet).

Diri langsung check in...alhamdulillah sesuai jadwal....naik ke ruang tunggu setelah bayar airport tax Rp. 40.000,-...Di ruang tunggu, diri kaget kenapa banyak sekali penumpang di ruang tunggu...haha,,,,firasat berkata benar juga....pesawat di delay 45 menit dari jam 15.35 menjadi 16.20..yahh..nunggu,,,

Jam nokia masih menunjukkan 14.45...masih lama...
Diri turun ke bawah untuk menunaikan kewajiban..
setelah itu diri duduk di ruang tunggu sambil mendengarkan percakapan penumpang yang rata-rata sudah kesal dengan penerbangan mereka....delay....
yang paling parah menuju bengkulu yang di delay dari jam 11.30 menjadi jam 15.00 heeh..

Akhirnya menuju si "burung besi" merk Batavia...
jam 16.30...
tidak terlalu telat...
hmm...pesawatnya masih bagus boeing 737-400 (kalau tidak salah), kursi penumpang lumayan penuh...
16.45 sudah menuju ke landasan, diri lihat di jam tangan penumpang sebelah.
take off juga,,,,
1 jam 40 menit....lumayan lama,,,karena semalam kurang tidur dan belum sarapan apalagi makan siang,,,perut pun berdendang di udara...roti dan air mineral jatah penumpang pun dilahap....ternyata masih kurang, masih juga tetap berdendang....
tidur lebih baik...

1 jam perjalanan...
pesawat mulai ada goncangan...lumayan goyang....mungkin angin kencang...
semua penumpang yang awalnya asyik mengobrol mulai diam...cerita kehidupan di rantau orang, susahnya pulang kampung,hingga harga tiket pesawat yang agak mahal kurang mulai terdengar, semua lebih sibuk berpegangan pada kursi pesawat saking kuatnya goncangan pesawat..
alhamdulillah....

18.05 kota Padang sudah kelihatan, walaupun ada awan yang menghalangi...
sebentar lagi landing....

Akhirnya menginjak juga di Ranah Minang...
Salamaik Datang...

minang ku kemana??

Tanggal 1 s/d 6 April kemaren diri pulang ke Bukittinggi. Yah tempat yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup. Bukan hanya karena tempat kelahiran tetapi juga merupakan tempat yang sangat diri sanjung karena nilai religius nya.

Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
enam buah kata penting yang sangat diri sanjung sebagai orang minang. Adat yang didasarkan kepada Syarak(Agama), Agama itu adalah Islam dengan dasar Kitabullah (Al Quran).

Kenangan masa kecil, tidur di surau(mushalla) tak kan pernah terlupakan... kena marah karena telat bangun subuh. atau ngerjain teman yang sama-sama tidur di surau. Tapi mungkin itu hanya dulu, hanya dulu....dan sekarang??

Hari Kamis (2 April 2009), diri menjenguk kampung tercinta...semua sudah banyak berubah, banyak sekali malahan.. mulai dari balai(pasar) yang sudah mulai sepi, anak-anak muda yang berkeliaran di sore hari (ada, tapi hanya sedikit) mungkin mengingat falsafah minang, pergi merantau. Tidak sedikit juga banyak perubahan yang membantu kehidupan masyarakat, mulai dari jalan yang sudah di aspal halus, fotokopi,hingga percetakan foto yang untuk ukuran daerah yang kecil sudah merupakan suatu yang wah..

Tapi, satu yang diri sangat sayangkan, yah itu...
Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
ketika diri shalat maghrib di surau yang waktu kecil dulu diri sering tidur di sana, knapa sekarang sangat sepi, yang diri lihat yang jadi imam waktu itu adalah bukan orang yang diri kenal, tetapi pendatang...lalu kemana masyarakat asli...dulu biasanya shalat maghrib makmum nya bisa sampai 2 shaf, sekarang 1 shaf saja tidak penuh. Dulu... yang biasanya anak anak kecil dan remaja yang mengisi shaf shalat, sekarang hanya orang-orang tua saja...

Memang....zaman sudah berubah,,,dan dunia semakin tua, dan banyak hal yang telah berubah....
do'a diri semoga hari perubahan itu akan datang kembali, hari dimana Minangkabau tercinta kembali ke Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah..
Amiiinn...

(special to Canduang: Bangkitlah!!!
musafir perjuangan.. © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute