Senin, September 26, 2011

Pilih kelebihan apa kekurangan???

Cukup lama juga tidak menuh-menuhin file di blog ini, Sekedar cerita berbagi mengenai kehidupan diri sekarang, sesuatu yang menurut diri patut direnungkan.

""Pernahkah terpikirkan ketika sebuah keinginan yang seharusnya, ataupun sesuatu yang mungkin menurut kita lebih pantas kita dapatkan malah bukan menjadi hal gampang kita miliki bahkan itu menjadi hal yang tidak mungkin kita miliki.

Kita sering berpendapat bahwa semua yang ada pada diri orang lain seharusnya juga bisa kita punyai, kita bahkan lebih sering berpikir bagaimana untuk memperoleh ini, bagaimana untuk menjadi seperti orang ini.

Sadarkah kita bahwa sesuatu yang kita inginkan itu belum tentu baik jika kita mempunyai itu, karena kadar manfaat suatu hal yang orang miliki belum tentu menjadi suatu manfaat bagi kita, bahkan itu akan menjadi penyebab kekurangan kita.

Pernah terpikir kenapa saya seperti ini, kenapa saya tidak bisa memiliki apa yang seperti orang lain miliki. Pada sisi kita selalu beranggapan begitu, tapi pernahkan kita berpikir jika kita pada posisi orang lain yang iri akan apa yang kita miliki. Sesuatu pada diri kita yang orang lain belum tentu memilikinya, bahkan mustahil bagi orang lain memilikinya.

Sebuah keinginan untuk mendapatkan lebih adalah suatu kodrat yang dimiliki oleh setiap manusia yang dikarunia oleh ALLAH sebagai makhluk mulia. Tapi sesuatu yang kita inginkan tersebut jangan hanya menjadikan kita sebagai hamba yang hanya menengadah ke atas / dalam arti kata kita hanya menjadi orang yang selalu iri akan keadaaan orang yang lebih dari kita, baik itu dari sisi materi maupun keadaan fisik.

Mari berpikir pendek, menurut hukum alam segala sesuatu pasti ada plus / minus nya. Suatu kelebihan yang kita punyai pasti akan menjadi pertanggung jawaban bagi kita kelak dihadapan Sang Khalik, bagaimana kita mempergunakan setiap kelebihan tersebut, untuk kebaikan kah? atau untuk sesuatu hal-hal yang sia-sia? atau mungkin untuk suatu hal yang dilarang ALLAH. Pada keadaan berpikir pendek saat ini, maka orang yang memiliki sedikit kelebihan lah yang akan merasa diuntungkan, karena orang tersebut tidak menanggung banyak kelebihan yang ia miliki.

Tetapi bagi hamba yang memiliki kelebihan akan memperoleh nilai lebih di sisi ALLAH jika ia mampu mengelola setiap kelebihan yang ia miliki menjadi amalan untuk bekalnya kelak. Bahkan setiap kebaikan yang berasal dari kelebihan yang ada pada dirinya akan menjadikan kelebihan tersebut bertambah dari biasanya.

Seorang hamba yang bersyukur adalah hamba yang mampu mengaplikasikan setiap kelebihan maupun kekurangannya tersebut menjadi nilai lebih yang positif di sisi ALLAH.
So... itu pilihanmu.


Allahualambishawab,,,,
_________________________________________ cikampek, 26/09/2011

Selasa, Mei 31, 2011

tanpa arah....

goretan tak tentu arah :


"Kebiasaan ngebut bawa motor masih belum bisa dihilangkan, beberapa kali harus beradu cepat dengan maut, saling kejar mengejar mencari ujung jalan."

"Lain kali lebih hati-hati mrioo!!!, ingat itu!!!!!

Jumat, April 01, 2011

Berubahlah dengan keikhlasan !!!



Beberapa hari ini diri teringat akan seorang sosok yang menurut diri adalah orang pantas untuk dijadikan panutan. Beliau adalah seorang guru ketika saya masih kelas II SMA. Beliau sering bercerita banyak tentang arti kehidupan, arti bagaimana menjalani kehidupan yang sementara ini. Nilai-nilai kehidupan yang beliau tekankan ketika memberikan materi pelajaran lebih banyak diajarkan ketimbang materi pelajaran yang menjadi bidang keahlian beliau. Matematika adalah bidang pengajarannya, tetapi bagi diri dari 2 jam mata pelajaran mungkin 2/3 dari jam pelajaran tersebut adalah materi tentang pengalaman hidup dan cara menikmati hidup.

Hal yang sampai sekarang yang paling diri ingat dari beliau adalah nilai keikhlasan dan melakukan setiap pekerjaan. Kata-kata yang paling diri ingat adalah "Ikhlas saja ananda ketika akan melakukan pekerjaan apapun, walaupun itu pekerjaan berat dan dilalui dengan penuh keikhlasan nilainya akan berbeda dimata ALLAH ketika kita mengerjakan sesuatu hanya untuk mengharapkan hal lain, dan awalilah semuanya dengan niat yang baik".

Kondisi diri yang dihadapkan pada suatu keadaan yang membutuhkan nilai keikhlasan yang lebih besar dengan niat tujuan mengharap ridho ALLAH membuat diri selalu ingat akan beliau. Alhamdulillah tidak semua orang bisa menjalani, diri pun akan mencoba untuk mencoba menjadi lebih baik lagi, terutama dalam hal menjalani setiap amanah yang diserahi kepada diri.

Satu hal yang mulai diri pegang dari satu minggu ini adalah arti keikhlasan, arti sebuah tangggung jawab dan arti sebuah keinginan untuk merubah sesuatu menjadi lebih baik.

""Jangan engkau jadi generasi yang tergantikan tapi, jadilah generasi yang menggantikan""

""Perubahan kecil yang engkau usahakan hari ini, jangan lah engkau pikir akan berhenti disitu saja, karena setiap niat ikhlas yang engkau lakukan karena ALLAH, insyaALLAH akan bernilai lebih dimata NYA""

===Purwakarta, 01042011===


Sabtu, Maret 19, 2011

Sebelum Anda Mengeluh




Sebelum Anda Mengeluh

Hari ini, sebelum Anda berniat untuk mengucapkan perkataan buruk


Pikirkanlah seseorang yang ditakdirkan tidak bisa berbicara

Sebelum Anda mengeluhkan rasa makanan

Pikirkan seseorang yang tidak punya makanan sama sekali


Sebelum Anda mengeluh tidak cukup

Pikirkan seseorang yang harus mengemis di pinggir jalan


Sebelum Anda mengeluh tentang perkara yang buruk

Pikirkan seseorang yang sekarang dalam keadaan terburuk dalam hidupnya


Sebelum Anda mengeluh tentang suami/istri Anda

Pikirkan tentang seseorang yang menangis sedih, memohon pasangan hidup kepada Allah


Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang kehidupan

Pikirkan tentang seseorang yang telah meninggal dunia


Sebelum Anda mengeluh tentang puttra-putri Anda

Pikirkan tentang seseorang yang ditakdirkan untuk tidak dikaruniai putra-putri


Sebelum Anda marah karena rumah yang kotor dan tidak ada yang membersihkan

Pikirkan tentang tentang orang-orang yang harus tidur di pinggir jalan


Sebelum Anda mengeluh tentang jarak yang harus ditempuh saat mengemudi

Pikirkan tentang seseorang yang harus berjalan untuk menempuh jarak ini


Sebelum Anda mengeluh lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda

Pikirkan seorang pengangguran, seseorang yang sulit mencari pekerjaan, dan seseorang yang menginginkan pekerjaan Anda sekarang


Sebelum Anda menuduh seseorang atau tidak setuju terhadap pendapatnya

Ingatlah bahwa tiada seorang pun hidup tanpa dosa dan cela


Dan kita akan menghadap dan menjawab pertanyaan dari Tuhan yang sama

***

Sumber : Majalah Percikan Iman No.11 Th VII November 2006 M/Syawal 1427 H

Rutinitas Baru.....

Indahnya sebuah kenikmatan itu mulai luntur, sebuah penghambaan diri yang mungkin memang harus selalu diagungkan tak bisa selamanya berjalan mengikuti rangkaian arus perjalanan. Kadang setiap langkah akan disusul dengan pertanyaan kenapa???

Yahh.... kini derap langkah itu akan memulai sebuah rutinitas baru lagi. Rutinitas yang bagi sebagian orang adalah hal yang biasa, tapi bagi diri tidak semua rutinitas baru itu adalah hal biasa. Diri beranggapan bahwa setiap yang baru bukan hanya kebetulan tapi adalah sebuah level tingkatan yang harus dilalui. Ibarat sebuah ujian sekolah, setiap semester akan dilalui dengan peningkatan materi pelajaran. Kali ini diri akan melalui tingkatan perjalanan hidup yang lebih tinggi.

Sedikit koreksi mengenai langkah baru ini sedikit berat dilalui dengan kondisi ini. Kondisi yang tidak semua orang yang berpikiran logis akan mau menjalaninya, termasuk saya. Dan kali ini saya masih menjalaninya........

dan saya akan berusaha tetap menjalaninya, dengan tanpa bagian yang belum menyatu....

Senin, Maret 07, 2011

IBU




IBU

bersinar kau bagai cahaya
yang selalu beriku penerangan
selembut sutra kasihmu 'kan
selalu rasa dalam suka dan duka

kaulah ibuku cinta kasihku
terima kasihku takkan pernah terhenti
kau bagai matahari yang selalu bersinar
sinari hidupku dengan kehangatanmu

bagaikan embun kau sejukkan
hati ini dengan kasih sayangmu
betapa kau sangat berarti
dan bagiku kau takkan pernah terganti


kaulah ibuku cinta kasihku
pengorbananmu sungguh sangat berarti


sinari hidupku dengan kehangatanmu

"HADDAD ALWI FEAT FARHAN"

==jalan panjang ini ingin segera dikembalikan ketika saat-saat indah itu menjadi sebuah kenikmatan==

Senin, Januari 17, 2011

Nikmatnya Bersahabat Dengan Kesendirian



Hingar bingar dunia seringkali melenakan manusia. Keindahannya dibalut dalam keramaian yang penuh dengan kepentingan. Bagi yang tiada terbiasa, begitu kesendirian itu tiba, sejenak mereka akan merasa terpojok pada keadaan yang sangat menjemukan. Tapi justru sebenarnya disanalah nikmat itu berada. Kasih sayang Allah menanti kita untuk mendekat. Semua tergantung kepada keputusan diri kita untuk menyambutnya atau tidak.

Bahkan batinpun butuh istirahat, butuh nutrisi lebih untuk menahkodai langkah kita selalu menuju jalan yang benar. Mereka butuh sejenak, untuk mereview laporan kebaikan dan kebandelan kita sebagai "anak buahnya", kepada Allah SWT. Ternyata kesendirian membawa nikmat bagi hati hati yang merasa tiada pernah sendiri.

Ternyata kesedirian tak selamanya mematikan. Tanyalah kepada para pecinta malam yang terhanyut dalam sholat dan keintiman dengan Robb mereka. Betapa nikmatnya karunia sebuah air mata itu. Air mata penyesalan dan permohonan keampunan atas dosa dan kekhilafan.

Ternyata kesendirian tak selamanya menyakitkan. Tanyakan saja kepada para "penyalur" rezeki. Mereka memilih untuk hanya memberi tahu diri mereka sendiri, atas apa yang mereka berikan kepada orang lain. Tak perlu beramai ramai apalagi dengan pengumuman. mereka melakukan sesuatu untuk hanya diketahui oleh yang maha mengetahui.

Ternyata kesendirian adalah menyelamatkan. Tanyakan saja pada para manusia penyimpan aib sodara mereka. tiada waktu lebih untuk mencela kesalahan manusia lain. yang ada adalah belajar dari kesalahan mereka dan terus memperbaiki diri sendiri.

Ternyata Kasih sayang Allah SWT itu unik untuk disampaikan.

Dalam kesendirian Allah SWT memberi jeda waktu untuk penyegaran nurani dan "benafas" kembali diri kita dalam pertemuan hangat dengannya, sebelum kita memulai langkah baru menghadapi tantangan dunia.

Ternyata Kasih sayang Allah SWT itu unik untuk direnungkan.

Dalam kesendirian kita diajarkan menjadi sahabat bagi diri sendiri. Dan hal itu adalah memang yang paling masuk akal. Bukan tak boleh meminta bantuan kepada sesama, tapi akan lebih baik jika kita mengharuskan berdiri dengan kaki sendiri. dan dikala terjatuhpun, kita harus mampu membangkitkan diri.

Mencoba ramah pada kesendirian, mungkin akan lebih baik dan berarti. Ya, akan lebih berarti disaat keadaan dan dunia tak bersahabat dengan kita. Berusaha menjadi sahabat terbaik bagi diri sendiri entah dalam keramaian ataupun kesendirian adalah sebuah anugrah. Karena kita sendirilah pemeran utamanya, pemimpin dari diri sendiri dan yang paling mengerti isi hati.

Ternyata kesendirian membawa nikmat bagi hati hati yang merasa tiada pernah sendiri. Karena mereka percaya bahwa Allah selalu menemani.

[syahidah]

http://www.voa-islam.com/muslimah/artikel/2010/12/23/12458/nikmatnya-bersahabat-dengan-kesendirian/


musafir perjuangan.. © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute