Gelandang kreatif Real Madrid yang diterjunkan Jerman dalam piala Eropa 2012, Mesut Ozil, merupakan salah satu dari pemain Muslim yang berprestasi hebat. Pemuda kelahiran 15 Oktober 1988 itu dikenal sebagai pemain bola yang biasa membaca Al-Qur'an. Ozil sendiri mengungkapkan, kebiasaan membaca Al-Qur'an membuatnya tenang dan lebih kuat saat pertandingan. Rekan-rekan setim Ozil memberikan kesaksian, pemain berdarah Turki itu memang rajin membawa Al Qur'an. “Al-Quran memberiku kekuatan lebih untuk bermain dalam pertandingan dengan baik,” ujar Ozil. Tahukah Anda? Bukan hanya Ozil seorang yang berupaya dekat dengan Al-Qur'an. Sang ibu, Gulizar Ozil, juga mengupayakan hal yang sama. Salah satu ajaran Al-Qur'an yang ditaati ibu Ozil adalah mengenakan jilbab. Dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi Spanyol, Gulizar tampak mengenakan jilbab dan berbaju lengan panjang. Ketika video menyorotnya sedang menyirami kebun bunga di tama...
Seorang pemuda sebentar lagi akan di-wisuda, sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payah-nya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobilsport, Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan ke teman-temannya. Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan ...
Bismillahir-Rahmaanir-Rahi m ... Cuaca hari ini sangat sangat panas. Mbah sarno terus mengayuh sepeda tuanya menyisir jalan perumahan condong catur demi menyambung hidup. Mbah sarno sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang sol sepatu keliling. Jika orang lain mungkin berfikir “mau nonton apa saya malam ini?”, mbah sarno cuma bisa berfikir “saya bisa makan atau nggak malam ini?” Di tengah cuaca panas seperti ini pun terasa sangat sulit baginya untuk mendapatkan pelanggan. Bagi mbah sarno, setiap hari adalah hari kerja. Dimana ada peluang untuk menghasilkan rupiah, disitu dia akan terus berusaha. Hebatnya, beliau adalah orang yang sangat jujur. Meskipun miskin, tak pernah sekalipun ia mengambil hak orang lain. Jam 11, saat tiba di depan sebuah rumah mewah di ujung gang, diapun akhirnya mendapat pelanggan pertamanya hari ini. Seorang pemuda usia 20 tahunan, terlihat sangat terburu-buru. Ketika mbah sarno menampal sepatunya yang bolong, ia terus menerus melihat...
Komentar
Posting Komentar